Apa itu Unschooling?

Apabila diartikan secara harafiah, unschooling berarti tidak sekolah. Dimana orang tua anak tersebut tidak akan mengirimkan anak mereka ke sekolah dan di rumahpun mereka juga tidak diajarkan pelajaran-pelajaran seperti layaknya orang sekolah. Jadi, mereka tidak menetapkan suatu kurikulum untuk anak-anak mereka, mereka juga tidak memberikan anak-anak mereka tugas-tugas tertentu untuk tujuan pendidikan, selain itu mereka juga tidak akan memberikan test-test kepada anak-anak mereka untuk mengukur kemajuan pendidikannya. Sebagai gantinya, para orang tua unschooler memberikan kebebasan kepada anak-anaknya untuk melakukan sesuatu sesuai minat mereka sendiri dalam belajar, dengan cara mereka sendiri, apa yang mereka butuhkan untuk melakukan minatnya. Jadi, para orang tua itu dengan berbagai cara akan berusaha menyediakan lingkungan dan fasilitas yang mendukung untuk pelajaran anak itu. Bagi mereka,  hidup dan belajar tidak hanya terjadi di suatu ruangan, karena hidup itu meliputi banyak hal yang berhubungan dengan berbagai lingkungan. Tugas orangtua para unschooler lah untuk dapat membimbing anak-anaknya dalam melakukan kontak dengan lingkungan tersebut.

(more…)

Incoming search terms:

Unschooling

Unschooling is a controversial range of educational philosophies and practices centered on allowing children to learn through their natural life experiences, including child directed play, game play, household responsibilities, work experience, and social interaction, rather than through a more traditional school curriculum. Unschooling encourages exploration of activities led by the children themselves, facilitated by the adults. Unschooling differs from conventional schooling principally in the thesis that standard curricula and conventional grading methods, as well as other features of traditional schooling, are counterproductive to the goal of maximizing the education of each child.

Unschooling, sometimes called “natural learning” is the ultimate in self-directed learning, where learning is child-initiated and child-directed. The philosophy maintains that most basic skills will be required by and learned thru life experiences, and that children learn better when they  truly want to learn and are self-motivated to learn about a particular topic.  Ideally this means that parents should act only as a facilitator providing opportunities for learning, but never trying to coerce a child into learning something they have not chosen to learn.

(more…)